Navara Nusantara
Dari luasnya samudera yang menyatukan pulau-pulau hingga kekayaan budaya yang hidup di setiap sudut Nusantara, mari kita rayakan keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa. Selami keindahan alam, pelajari tradisi, dan bergabung dalam semangat persatuan Nusantara!
Jelajahi Nusantara
718
Bahasa daerah
5300
Kuliner khas
1300
Suku bangsa
1239
Warisan budaya
Sejarah Hari Nusantara
“Hari Nusantara jatuh pada tanggal 13 Desember yang diperingati setiap tahunnya berawal dari Deklarasi Djuanda pada tanggal 13 Desember 1957 yang menyatakan kepada dunia bahwa laut Indonesia di antara dan di dalam kepulauan Indonesia menjadi satu kesatuan wilayah NKRI.”
-Djuanda Kartawidjaya.
Lihat selengkapnyaJelajahi
Peta Interaktif
Rasakan pengalaman menjelajah Budaya Nusantara dengan ujung jari Anda!
Ensiklopedia
Budaya & Tradisi
Temukan budaya-budaya dari seluruh penjuru Indonesia!
Suku Bangsa
Sebagian besar penduduk Kota Malang berasal dari suku Jawa. Namun, suku Jawa di Malang dibanding dengan masyarakat Jawa pada umumnya memiliki temperamen yang sedikit lebih keras dan egaliter. Salah satu penyebabnya adalah jauhnya Surabaya dari “keraton” yang dipandang sebagai pusat budaya Jawa.
Lihat selengkapnya
Bahasa Daerah
Dilansir dari Repositori Institusi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, terdapat tiga bahasa yang digunakan masyarakat di Malang. Di antaranya bahasa Jawa, bahasa Madura, dan bahasa Bajo.
Lihat selengkapnya
Kuliner Khas
Makanan khas Malang selalu menawarkan cita rasa lezat dan porsi yang mengenyangkan, menjadikan kota di Jawa Timur ini sebagai surga kuliner yang wajib dicoba ketika berkunjung ke tempat wisata di Malang.
Lihat selengkapnya
Bahasa Daerah
Menurut pengakuan penduduk, di sebelah utara wilayah tutur bahasa Kaili berbatasan dengan wilayah tutur bahasa Bugis dan bahasa Bada; di sebelah timur berbatasan dengan wilayah tutur bahasa Bada dan bahasa Jawa; di sebelah selatan berbatasan dengan wilayah tutur bahasa Bugis; dan di sebelah barat berbatasan dengan wilayah tutur bahasa Bugis, bahasa Bali, dan bahasa Sangihe Talaud.
Lihat selengkapnya
Kuliner Khas
Bukan hanya makanan yang bercita rasa gurih saja, ternyata ada beragam makanan khas Palu, Sulawesi Tengah dengan cita rasa berbeda yang bisa menjadi pilihan. Bahan baku utamanya juga berbeda-beda, ada yang berbahan dasar daging, ikan, dan berbagai jenis bahan baku lainnya.
Lihat selengkapnya
Suku Bangsa
Kota ini di huni oleh sebuah suku yaitu Kaili. Palu yang berada tepat di tengah-tengah pulau Sulawesi, di huni oleh banyak suku dari berbagai daerah di sekitarnya. Suku asli yang lama tinggal di memiliki sejarah berdasarkan penelusuran tempo dulu. Peradaban orang-orang kaili yang mendiami kota Palu terletak di pegunungan yang mengintari laut Kaili (saat itu kata Palu belum digunakan, karena lembah Palu masih berupa lautan) yang terdiri dari beberapa Kerajaan lokal.
Lihat selengkapnya
Bahasa Daerah
Bahasa daerah yang digunakan dalam keseharian yaitu menggunakan Bahasa Melayu Riau. Bahasa ini mirip dengan Bahasa Indonesia. Pemilihan Bahasa ini sebagai akar Bahasa Indonesia yang sesuai dengan kebijakan pemerintah Hindia-Belanda.
Lihat selengkapnya
Kuliner Khas
Makanan khas Pekanbaru umumnya menggunakan rempah-rempah khas Nusantara yang tentu saja rasanya akan sangat endeus di lidah! Mulai dari camilan, lauk pauk, hingga minumannya pun benar-benar legendaris dan sulit ditemui di tempat lain. Sekalipun ditemukan di tempat lain, rasanya juga akan berbeda dari tempat aslinya yakni di kota Pekanbaru ini.
Lihat selengkapnya
Suku Bangsa
Suku Akit merupakan suku asli Riau yang mendiami Pulau Rupat, Kecamatan Rupat, Bengkalis, Riau. Suku ini disebut sebagai orang Akit karena mereka kerap menggunakan rakit untuk berpindah-pindah dari suatu tempat ke tempat lain.
Lihat selengkapnya
Bahasa Daerah
Bahasa Banjar terdiri atas dua dialek, yaitu (1) dialek Pematang Panjang yang dituturkan di Desa Pematang Panjang, Kecamatan Pambuang Hilir (Seruyan Hilir) dan di Desa Tanjung Rangas, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan. Persentase perbedaan berdasarkan hasil penghitungan dialektometri antarisolek tersebut sebesar 27,25% sehingga dinyatakan beda wicara; (2) dialek Kuala Jelai dituturkan di Desa Kuala Jelai (Jelai), Kecamatan Kuala Jelai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah. Persentase perbedaan berdasarkan hasil penghitungan dialektometri antarisolek tersebut sebesar 74,05%.
Lihat selengkapnya
Kuliner Khas
Cita rasa makanan khas Banjarmasin sangat beragam dan kaya, dipengaruhi oleh tradisi dan budaya masyarakat setempat. Salah satu makanan yang paling terkenal adalah Soto Banjar, yang memiliki aroma dan cita rasa kuah yang kuat karena penggunaan aneka rempah-rempah seperti kayu manis, biji pala, cengkih, kapulaga, dan bunga lawang.
Lihat selengkapnya
Suku Bangsa
Kota Banjarmasin merupakan wilayah multi etnis dengan penduduk dari suku Banjar, suku Dayak, suku Jawa, suku Batak, suku Bugis, suku Madura, suku Sunda, dan masih banyak lagi. Kondisi Kota Banjarmasin banyak dipengaruhi oleh keberadaan sungai sebagai pusat kebudayaan dan peradaban.
Lihat selengkapnya
Bahasa Daerah
Bahasa-bahasa asli Papua yang terletak di tanah Tabi itu diantaranya ada bahasa Sentani, bahasa Nafri, Tobati Enggros, Kayu Pulo dan ada bahasa Skouw.
Lihat selengkapnya
Kuliner Khas
Jayapura menjadi salah satu kawasan Indonesia Timur, yang dikenal banyak menghasilkan makanan khas yang unik dan punya rasa lezat. Pasalnya, hidangannya kerap diolah dengan rempah dan bahan-bahan lokal yang segar dan tradisi masakan yang khas.
Lihat selengkapnya
Suku Bangsa
Jumlah suku asli yang ada di Kabupaten Jayapura sebanyak 10 suku, dengan sub suku sebanyak 22 sub suku, sementara bahasa yang digunakan selain bahasa Indonesia sebanyak 18 bahasa daerah, namun penggunaan bahasa ini hanya terbatas pada komunitas masing-masing.
Lihat selengkapnyaJalajahi
Galeri Wisata Budaya Indonesia
Mari kita jelajahi keindahan wisata budaya melalui tur virtual...
...dan biarkan Indonesia meninggalkan kesan mendalam di perjalananmu.
IKUTI
Agenda Kegiatan
Daftar kegiatan atau perayaan Hari Nusantara
Festival Bantengan
| 5-7 Desember 2024 | |
| Malang | |
| Gratis |
Festival Kenduri Riau
| 8 - 11 Desember 2024 | |
| Pekanbaru | |
| 50.000 |
Festival Tangga Banggo
| 12 - 15 Desember | |
| Palu | |
| 25.000 |
Festival Budaya Pasar Terapung
| 16 - 18 Desember | |
| Banjarmasin | |
| Gratis |
Festival Danau Sentani
| 19 Desember | |
| Jayapura | |
| 100.000 |
Testimoni
Kata Mereka
Temukan inspirasi dan rekomendasi dari sesama pengguna yang telah mencoba tur virtual dan ensiklopedia budaya
Daika
Siswa SMP
“Website ini keren banget! Aku bisa belajar budaya Nusantara sambil eksplor peta interaktifnya. Animasi dan galeri fotonya bikin belajar sejarah dan tradisi jadi lebih seru dan menarik!”
Azhari
Mahasiswa
“Navara Nusantara luar biasa! Saya jadi lebih paham kekayaan budaya dan alam Nusantara. Peta interaktifnya seru, galeri fotonya memukau, dan kegiatan Hari Nusantara sangat inspiratif!”
Naufal
Guru
“Website Navara Nusantara sangat edukatif! Peta interaktifnya memudahkan belajar budaya Nusantara, galeri visualnya menginspirasi, dan kontennya kaya akan informasi seni tradisional yang cocok untuk pembelajaran di kelas.”
Afianada
Peneliti
“Keren! Navara Nusantara adalah sumber inspirasi penelitian! Informasi sejarah maritim dan budaya Nusantara disajikan menarik, lengkap dengan peta interaktif dan galeri visual yang memperkaya wawasan akademik tentang Indonesia.”
Hanifa
Siswa SD
“Seru banget! Aku bisa lihat peta Indonesia, belajar tentang budaya, dan nonton video keren. Animasi kapalnya lucu, bikin aku makin cinta sama Nusantara!”
Kirimkan ulasan anda
Bagikan pengalaman anda menggunakan website ini!